You Are Reading

2

Perjalanan ke Gunung Lawu

Mamdoeh Rio Sabtu, 22 Maret 2014


Yoo.. mina-san!


Artikel kali ini saya mau berbagi pengalaman  hari minggu yg lalu tepatnya tanggal 15 Maret 2014, untuk pertama kalinya saya naik gunung, yaitu gunung lawu.
Bermula dari ajakan temen  si Bastian ahirnya kami berlima; Hari, Mamdoeh (saya), Alvian, Kholif a.k.a Samidi dan Bastian sepakat untuk naik gunung. Dari ke lima orang ini Cuma si Bastian yang sudah pernah naik gunung.

Sabtu pagi kami sudah bersiap untuk Go to Tawang Mangu, kami berlima pergi pake Sepeda Motor berangkat dari Jogja sekitar jam 8, sampai Tawang Mangu sekitar jam 12an (kok lama banget? Iya nih nyasar dulu di Solo)..
Sesampainya dilokasi kami langsung makan2 trus sholat duhur nah baru foto2 narsis di gerbang Treck Cemoro Semu, jadi untuk mencapai puncak Gunung Lawu ini ada dua treck yang pertama Cemoro Kandang dan yang kedua adalah Cemoro Semu, kata orang-orang sih Cemoro Kandang itu lebih landai trecknya tapi lebih jauh kira2 12km sedangkan Cemoro Semu Trecknya Lebih Curam panjangny sekitar 7km, jadi kami memilih untuk melewati treck Cemoro Sewu.
Ini dia penampakanya..




Setelah Check in Kami langsung memulai petualangan kami dari gerbang ini, dengan treck yang bebatuan ini kami terus berjalan… emm berhubung kami masih amatiran baru 20 menit kami sudah berhenti karena kecapaian, rasanya jantung ini Dag..dug..dag kayak mo copot hehe (letih sangat).
Liat tuh si Hari mukanya ampe pucat



Setelah istirahat sekitar 3 menit kami melanjutkan perjalanan lagi, baru berjalan 15 menit kami harus berhenti kembali dikarenakan kami dihadang oleh Hujan pemirsa..
Dan kami pun harus berhenti disebuah gubuk untuk berteduh (untung aja ada gubuk)


 Setelah kira2 satu jam hujan reda, lanjut lagi, lupa kira2 berapa menit kami sudah sampai di pos satu.

Di pos satu ini ada warungnya loh pemirsa, kami pun gak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyantap aneka gorengan dan seduhan Jahe wangi untuk menghangatkan badan kami yang mulai kedinginan. Setelah sholat ashar kami pun mulai melanjutkan perjalanan.

Sekitar jam 18.00 kami sudah sampai di pos dua, disini gak ada warungnya Cuma ada bangunan permanen, setelah sholat maghrib perjalannan pun dilanjutkan dari pos dua ke pos tiga lanjut kepos empat,, nah perjalanan dari pos tiga ke pos empat ini nih yg paling berat, muke gile terjal banget, sebentar-sebentar kami berhenti untuk istirahat takut jantungnya meledak.

Dari pos empat kepos lima perjalanan sudah mulai enak (trecknya Landai), pemandangannya pun indah dari sini kita bisa melihat gemerlap lampu kota Tawang Mangu dari ketinggian 3000m DPL “SUGOI”. Sayang kami gak sempat foto panorama ini karena udah kecapean ingin cepat2 tidur..

Sesampainya dipos lima kami mendirikan Tenda n masak mie buat ngisi perut,, dari pos lima ini ke puncak sudah dekat tapi kami memilih untuk istirahat dan tidur dulu sebelum ke puncak karena kami ingin melihat Sun Rise dari puncak, uniknya di pos lima ini ada warungnya lagi lho canggih bukan…? Di gunung lain ada gak yg beginian…. Dan diwarung ini kita juga bisa tidur didlam karena tersedi tempat tidur disini dan itu gratis. saya dan alvian tidur dwarung ini karena tenda kami gak muat berlima WOOW Sugoi – Sugoi warung di ketinggian lebih dari 3000m DPL dan harga makannan disini pun masih relatif murah..
Pagi sekali kami berangkat  ke puncak, medan untuk kepuncak menurutku jauh lebih ringan  dari pos tiga ke pos empat.. ini dia penampakannya Puncak Gunung Lawu yang bernama Hargo Dumilah dengan ketinggian 3265M DPL







Related Articel:

2 komentar:

Obat Ejakulasi Dini paling Ampuh mengatakan...

terima kasih banyak nih informasinya. Semoga selalu sukses.

Obat Tradisional Asma yang paling Ampuh mengatakan...

nice sob

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan jejak sobat dengan berkomentar yang baik dan kritik yang membangun.

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright 2010 rio-mamdoeh|dot|com