Archives

3

Keajaiban Sholat : Testimoni seorang Mu'alaf

Rio Mamdoeh A Rabu, 23 November 2011

Hai sob!

Masih tentang keajaiban sholat, postingan ini berdasarkan testimoni seorang mu’alaf yang menceritakan pengalaman ajaibnya dengan melaksanakan sholat. Ane mendapatkan testimoni ini saat melihat program acara televisi “keajaiban sholat” yang dibawakan oleh ustad Abu Sangkan, yang tayang di Metro Tv pada bulan ramadhan 2010 tepatnya tanggal 13 bulan agustus, ane masih ingat karena ane dah download videonya di youtube hehe....

Seorang mu’alaf yang bernama Suratman adalah penderita penyakit perut dan sulit tidur baik siang hari maupun dimalam hari, menurut pengakuanya pada malam hari beliau bisa tidur paling lama hanya satu jam sampai satu jam setengah, hingga suatu hari di Nganjuk tempat pak Suratman berdomisili ada “pelatihan sholat khusyuk” yang dipimpin oleh Ust. Abu Sangkan dan beliau tergerak untuk mengikutinya.

Karena pak Suratman ini seorang mu’alaf yang baru memeluk islam, maka ia hanya duduk mendengarkan dan melihat pelatihan itu, tapi pada saat acara pelatihan itu sedang berlangsung tanpa sadar ada hal ajaib yang dialami oleh pak Suratman yaitu dia bisa merasakan ngantuk, mungkin bagi sebagian besar kita itu adalah hal biasa, tapi bagi pak Suratman yang tengah menderita penyakit susah tidur hal itu benar-benar membuatnya bahagia.

Usai acara pak Suratman berinisiatif untuk menemui Ust. Abu dan mengeluh apa yang dideritanya, Ust. Abu hanya berkata “ini cukup dengan anak buah saya dokter Hadi di Blitar”.

Saat beliau menemui dr. Hadi di Blitar beliau tidak diberi resep tapi hanya diajari cara sholat, karena dia seorang mualaf yang belum bisa sholat. “saya diajak sholat pada waktu itu pasrah pada yang maha kuasa, segala penyakit saya, saya serahkan dengan penuh iklas pada yang maha kuasa” tutur pak Suratman.

Setelah diajari sholat beliau kembali pulang ke Nganjuk namun ditengah-tengah perjalanan didaerah kediri beliau mengalami kejadian aneh kembali, beliau merasa kakinya seperti ban kempes yang keluar udaranya beliau benar-benar ketakutan dan sudah merasa akan meninggal, namun betapa bahagianya karena setelah itu beliau bisa tertidur.

Akhirnya sampai dirumah beliau berusaha untuk mengerjakan sholat, tapi karena beliau seorang mualaf yang belum pandai sholat dan baru sekali itu beliau diajari sholat, beliau mengaku “alif” “ba” “ta” “tsa” saja tidak tahu apa lagi bacaan sholat, tapi karena keinginannya yang kuat beliau tetap mencobanya dan hal ajaibnya saat dia mencoba untuk sholat beliau merasa seperti ada yang mengajarinya, pada saat itu beliau merasa benar-benar mengerti dan hafal bacaan dan gerakan sholat secara berurutan, dan begitu beliau usai mengerjakan sholat beliau mencoba untuk mengulanginya tapi beliau tidak bisa, beliau sudah lupa dan tidak tahu lagi bacaan dan gerakan sholat itu.

“begitu selesai sholat saya ulangi saya sudah tidak bisa lagi apa-pa, apakah saya tadi ndonga apa saya tidak tahu, ternyata oleh Allah saya dibimbing, bahkan saya sujud saja kurang betul oleh Allah dibetulkan saya diangkat seperti kucing, saya di letakkan cara sholat yang betul” tutur pak suratman mengakuinya. Dan beliau sudah berkomitmen akan selalu mendirikin sholat dengan khusyuk.

     Subhannallah, begitu dasyatnya manfaat dan keajaiban dari sholat, sehingga dengan sholat yang “benar serta khusyuk penuh keyakinan” dapat mengobati penyakit yang oleh medis sendiri sangat susah untuk di sembuhkan.

     Semoga cerita tadi dapat bermanfaat, dan membuat kita semakin yakin akan sholat dan terus berusaha untuk dapat sholat dengan khusyuk.

     Buat sobat-sobat semua yang tertarik dan ingin melihat tayanganya bisa didownload di youtube.com

                                 Salam ukhuwah :-)
0

Keajaiban Sholat : Manfaat sholat bagi kesehatan

Rio Mamdoeh A Selasa, 22 November 2011 ,

Sholat adalah tiang agama, dan akan menjadi amalan yang pertama kali dihisab di yaumul hisab nanti. Kenapa Allah menyuruh kita untuk sholat??, kita diwajib kan solat 5 waktu dalam sehari semalam dan masih banyak lagi waktu-waktu sholat yang diperintahkan diluar kewajiban (sunah), kebitu pentingnya solat dalam islam sehingga keimanan seseorang diukur pertama kali dari solatnya, tapi apakah ada manfaat lain dari solat diluar konteks pahala dan ritual agama?? Jawabannya Ya, sangat banyak baik dari sisi psikologis, fisiologis (kesehatan) dan banyak lagi manfaat dari sholat. dipostingan kali ini ane hanya ingin berbagi manfaat sholat dari sisi kesehatan saja :

TAKBIRATUL IHRAM
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.


RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi
bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.


I'TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih
lancar.


SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.


DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

subhanallah sholat benar-benar bermanfaat bagi kesehatan kita...

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar & dalam.


PACU KECERDASAN
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.
Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.


PERINDAH POSTUR
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.


MUDAHKAN PERSALINAN
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).


PERBAIKI KESUBURAN
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya
otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.


AWET MUDA
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya, inilah sedikit manfaat sholat bagi kesehatan dan tentunya masih banyak lagi manfaat sholat yang lainnya.


Subhanallah!! Begitu sempurnanya islam sehingga semua syariatnya masuk akal dan bermanfaat…





6

Eksperimen : Kemampuan Lingkungan Mengubah Persepsi Kita

Rio Mamdoeh A Senin, 21 November 2011 ,


Seberapa besarkah pendapat dan prilaku kita dipengaruhi oleh orang lain?
atau seberapa besarkah kemampuan kita untuk mengendalikan orang lain?
Well, artikel kali ini ane mau membahas tentang kemampuan luar biasa manusia untuk mempengaruhi orang lain atau mungkin sebaliknya ketidakmampuaan manusia untuk tidak meniru prilaku orang lain? “whatever”.
Sebuah eksperimen sosial tentang prilaku manusia yang membuktikan bagaimana lingkungan dapat mengubah persepsi kita yang saya kutip dari sebuah buku yang ditulis oleh Tony buzan yang berjudul “the power of social intelligence” . Dalam buku itu buzan diminta untuk membantu sebuah eksperimen yang dirancang oleh seorang peneliti interaksi sosial manusia yaitu Profesor Asche, penelitian itu dilakukan sebagai berikut :
Bayangkan sebuah kamar mungil, di depan terdapat sebuah meja tulis dengan sebuah kursi. Pada jarak kira-kira 3 m dari depan meja tulis terdapat tiga buah kursi yang berjajar menghdap ke meja tulis tersebut, seperti ruang interview. Eksperimen tersebut melibatkan lima orang: dua orang “psikolog” (orang yang berseragam psikolog) dan tiga orang mahasiswa pengamat.
Dalam eksperimen tersebut , salah seorang “psikologi” berdiri dan melakukan presentasi “tes visual” kepada para pengamat, sedangkan “psikolog (Tony Buzan)” yang satu lagi mencatat dan menjelaskan eksperimen ini kepada ketiga mahasiswa pengamat ini, berikut yang dikatakan Buzan kepada para pengamat:
“kami akan menunjukkan sejumlah kartu kepada anda. Pada setiap kartu ada gambar tiga garis vertikal tebal berwarna hitam, setiap garis vertikal tersebut diberi label “A” , “B”, “C” di bawahnya. Tugas anda adalah menyatakan secara berurutan garis-garis yang paling tinggi sampai ke yang paling pendek dengan menyebutkan huruf mewakili setiap garis tersebut. Susunan urutan garis2 pada setiap kartu berbeda , orang yang duduk disebelah kiri selalu mendapat giliran pertama, orang yang duduk ditengah giliran kedua dan orang yang dikanan mendapat giliran terakhir untuk menyebutkannya”


Sebenarnya, ada rencana jahil yang tersembunyi dibalik eksperimen ini, tanpa sepengetahuan sipengamat yang duduk di paling kanan (pengamat ketiga), kedua pengamat lainnya sudah diberitau tentang “permainan” ini dan mereka bersedia untuk berpura-pura sebagai “pengamat” , kartu-kartu sudah tersusun secara khusus, dan kedua pengamat palsu tersebut sudah dilatih untuk memberikan jawaban yang telah ditetapkan, tapi mereka akan secara daramatis beraksi seolah-olah sedang berpikir keras sebelum memberikan setiap jawaban,

Sewaktu dua kartu pertama diperlihatkan, pengamat pertama dan kedua memberikan jawaban yang benar. Pada waktu kartu ketiga diperlihatkan pengmat pertama memberikan jawaban rancu antara jawaban yang benar dan salah, berpura-pura menguras otak dan pada akhirnya menyatakan bahwa garis yang panjangnya pertengahan (medium) adalah yang terpanjang, dan garis yang terpanjang adalah pertengahan dan yang terpendek adalah yang terpendek, pengamat kedua mengeluarkan suara “mmm” dan “huhh.. cekkk” menggoyang-goyangkan kepala, dan memperlihatkan sikap ragu-ragu, dan akhirnya berkata “ya, betul, saya setuju begitu……” dan memberikan jawaban yang sama seperti pengamat pertama.

Bisa dibayangkan kekalutan pikiran pengamat ketiga yang malang itu, dan bayangkan reaksi sobat jika anda yang berada dalam posisi tersebut.
        
Prosedur ini diulang2 berkali-kali sampai semua kartu berjumlah 17 selesai, pengamat pertama semakin lama semakin ngawur sedangkan pengamat kedua selalu tersiksa dengan keraguannya, tetapi pada akhirnya menyamakan jawabnanya degan jawaban pengamat pertama, padahal jawaban2 tersebut jelas-jelas salah. Pada saat-saat yang langka seperti ketika sipengamat pertama membirikan jawaban dengan segera dan salah, serta merta perngamat kedua membeonya.

Mereka(Buzan dkk) mengulang eksperimen serupa ini, dengan 20 orang(pengamat ketiga) yang berbeda, dan telah mencatat dengan cermat hasil jawaban2 pengamat-pengamat ketiga.

Menurut sobat bagaimana hasil jawaban-jawaban para pengamat ketiga(objek penelitian)? 

Apakah menurut sobat mereka, semuanya tidak setuju dengan jawaban-jawaban yang diberikan pengamat pertama dan kedua?
 Apakah hanya sebagian yang setuju, atau tak seorang pun yang tidak setuju?

 Hasilnya benar-benar menakjubkan (kalau kata Mas Tukul “amazing-amazing”), yang membuat penulis dan ane sendiri sadar bahwa betapa kuatnya sesungguhnya pengaruh sosial yang kita miliki yang dapat saling mempengaruhi kita semua satu sama lain. benar-benar eksperimen sosial yang mengagumkan.

 Diatas 60% pengamat ketiga memberikan jawaban yang sama seperti jawaban-jawaban mengecohkan yang diberikan pengamat pertama dan kedua. Ketika para “pengamat ketiga” ini di uji ulang dengan mengunakan kartu-kartu yang sama tapi kali ini sendirian, hasil tes mereka 100% tepat. Dan ketika ditanyakan kenapa bisa terjadi perbedaan dengan hasil tes sebelumnya, mereka menyatakan bahwa mereka tahu jawaban yang benar, tapi terpengaruh oleh pengamat pertama dan kedua sehingga merasa penglihatan mereka salah sehingga mereka memilih untuk ikut-ikutan.

Hal yang lebih menakjubkan adalah ada sebagian kecil dari mereka “ pengamat ketiga yg ikut-ikutan” yang menyatakan bahwa mereka benar-benar yakin telah memberi jawaban yang benar sesuai yang mereka lihat, ini menyimpulkan bahwa kekuatan interaksi sosial demikian kuatnya sehingga betul-betul bisa mendistorsi persepsi.

Bahkan orang-orang yang tetap bertahan pada persepsi mereka yang benar melawan kekuatan persuasif sosial pengamat pertama dan kedua, mengaku mengalami gejolak emosi pada waktu melawan kekuatan persuasif supaya bisa tetap memberikan jawaban yang menurut mereka benar. Ada seorang diantara mereka yang menjadi bingung dan memandang kedua pengamat lainnya, dan pada tes-tes berikutnya ada yang sampai mengeluarkan sisir sakunya untuk mengukur ketinggian garis-garis tersebut.

Ada seorang lagi, ketika si pengamat pertama menyatakan dengan nada datar bahwa garis yang terpanjang adalah yang terpendek, amarahnya meledak “ ada apa dengan anda, goblok! Apakah anda buta?”

Eksperimen Prof. Asche yang telah diulangi berkali-kali dengan hasil serupa, menggarisbawahi kenyataan bahwa interaksi sosial mendasar saja sudah bisa menimbulkan emosi kuat pada kita, membuat kita meragukan sesuatu yang kita tahu kebenaranya, sampai-sampai dapat mengubah pandangan kita, bahkan bisa menguasai kita untuk mengikuti konformitas sosial!

Lalu bagaimana sekarang kita sudah sadarkah, kita sering menyukai sesuatu yang sebenarnya kita tidak suka, yah hanya mengikuti trend atau teman-teman kita, betapa sering kita menginginkan dan mengejar sesuatu yang kita lihat ditelevisi, iklan, dan seluruh media yang sebenarnya hati nurani kita mengetahuinya bahwa hal itu salah dan kita tahu kita tidak membutuhkannya.

Well, sekian dulu ya sob, semoga artikel "kemampuan lingkungan mengubah persepsi kita" ini bisa bermanfaat buat ane 'n sobat semua...


3

Ayo Berubah..!!

Rio Mamdoeh A Sabtu, 19 November 2011 ,
Sob, kali ni ane mo cerita tentang sesuatu yang abadi di dunia kita, sesuatu yang selalu melekat dalam kehidupan kita, yang selalu ada didalam setiap hari-hari kita bahkan disetiap hembusan nafas kita,

Emm… kira-kira apaan yah?? 
Yap betul sekali Perubahan, hidup kita memang tak pernah lepas dari perubahan,umur berubah, masalah berubah, tubuh kita juga berubah, sistem didunia ini pun terus berubah, so  gak da cara lain untuk mengimbangi semua perubahan itu selain dari kita juga harus berubah.

Seperti kata iklan rokok “berubah itu perlu”, yah dunia yang terus bergerak jika kita tidak ikut bergerak hanya akan membuat kita stress dan frustasi, saat kita masih kecil dahulu mungkin masalah kita tidak sekompleks masalah kita saat sudah dewasa sekarang, masalah kita kemarin mungkin tidak sebesar masalah kita hari ini dan pastinya masalah di hari esok akan lebih besar dari pada masalah kita di hari ini.

Allah telah berfirman dalam al qur’an surat Ar rad ayat 11 bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yang berusaha untuk merubahnya, jadi jika kita ingin hidup sukses syarat pertamanya kita harus berusaha merubah diri kita sendiri, karena Allah tidak akan campur tangan dengan nasib orang-orang yang malas, orang-orang yang tidak mau berusaha untuk dirinya sendiri. Bayangkan aja kita berusaha tanpa bantauan Allah aja kemungkinan berhasil sangat kecil apalagi jika kita tidak berusaha dan tidak mendapat bantuan Allah, dapat dipastikan kita akan tenggelam dalam kemajuan jaman ckckck…

Owh.. bukannya teorinya segala sesuatu didunia ini pasti berubah so ngapain kita repot-repot berusaha untuk berubah, tho kita biarkan diri kita aja kan udah pasti berubah??, yah memang tanpa berusaha berubah diri kita juga akan berubah dengan sendirinya, tapi  permasalahannya kemana arah perubahan kita? kearah yang lebih baik atau lebih buruk ( nah lho kok ane jadi nanya sendiri jawab sendiri? ).

 Dunia ini terus bergerak maju jika diibaratkan jalan yang terus bergerak maju dan kita hanya diam ditempat saja, kita sudah terlihat bergerak yah tapi pergerakan kita berjalan mundur, semakin lama kita berdiam semakin jauh kita dari ketertinggalan, apa lagi jika kita melakukan gerakan mundur itu sama saja kita berlari kebelakang. Astaghfirllah hal adzim semoga kita dijauhkan dari sifat malas dan menunda-nunda.

Okey kalau gitu dimulai dari sekarang niatkan pada hati kita untuk berubah, karena tidak ada perubahan tanpa dimulai dari saat ini juga, jadikan motto hidup kita hari ini lebih baik dari hari kemarin dan mempersiapkan hari esok lebih baik dari hari ini.

         Segitu dulu, semoga tulisan ane yang masih berantakan ini bisa memberi  inspirasi buat ane dan sobat-sobat semua untuk berusaha memulai perubahan agar diri kita semua dapat menjadi lebih baik dari waktu kewaktu.



SALAM SUKSES :-)


5

Biografi Bob Sadino - Pengusaha Sukses

Rio Mamdoeh A Jumat, 18 November 2011
Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.

Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.

Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.

Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.

Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.

Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.
Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.

Anak Guru
Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.

Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.

Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”

Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.

”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.

Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.

Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.
beginilah sedikit biografi Bobsadino

Profil dan Biodata Bob Sadino

Nama :
Bob Sadino
Lahir :
Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Agama :
Islam

Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947)
-SMP, Jakarta (1950)
-SMA, Jakarta (1953)

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)


sumber : http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/12/biografi-bob-sadino-pengusaha-sukses.html
0

19 (nineteen)

Rio Mamdoeh A Rabu, 02 November 2011

Ya  Allah terimakasih engkau masih mengijinkanku  bertemu dengan tanggal  2 november di tahun 2011 ini….

Usiaku semakin  bertambah dan umurku terus berkurang…..

Sudah 19 tahun Engkau memberikan ku kehidupan, memberikan ku kekuatan untuk masih bisa bernapas namun, belum ada hal baik yang benar-benar kulakukan untuk-Mu ya Allah,Untuk orang tuaku dan  untuk umat islam…..

Umur yang Engkau berikan lebih sering ku gunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, lebih sering ku gunakan untuk berbuat dosa dari pada untuk beramal soleh kepada-MU ya Allah….

Ya  Allah aku mohon  ampunilah seluruh dosa-dosaku, dosa-dosa  kedua orang tuaku, dosa-dosa semua keluargaku dan dosa-dosa seluruh umat islam

Ya Allah hanya Engkau yang tahu berapa jumlah umurku yang tersisa, hanya Engkau yang maha tahu kapan hidupku ini akan berakhir…

Ya Allah aku mohon jadikanlah umur yang tersisa ini untuk bisa mengabdi kepadaMU, untuk bisa beramal soleh,untuk  bisa menjadi hambamu yang  penuh manfaat,
dan aku mohon ya Allah jadikanlah sisa umurku ini untuk bisa membahagiakan kedua orang tuaku, untuk bisa membuatnya bangga ya Allah….

Sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku….

Andai suatu saat hidupku telah harus berakhir jadikanlah semuanya berakhir dengan Khusnul Khotimah.

Jagalah selalu keimananku hingga akhir nafasku…

Ya  Allah berkahilah  setiap aktifitasku ya Allah….
berkahilah setiap nafasku,  berkahilah keberadaanku…

Ya  Allah jangan sampai keberadaanku justru membuat orang lain tidak nyaman, membuat orang lain merasa terganggu ..

Ya Allah hanya kepada-Mu lah  aku menyembah, dan hanya kepada-MU lah aku memohon pertolongan…

Ya  Allah ijinkanlah aku di umur  yang kesembilan belas tahun ini untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa,
menjadi pribadi yang lebih kuat dan terus membaik….

Ya Allah… Ijinkanlah aku untuk bisa mewujudkan apa yang aku cita-citakan

Ijinkanlah aku untuk bisa menjadi penolong hamba-hamba-Mu  yang membutuhkan

Ijinkanlah aku untuk bisa menjadi Hamba-Mu yang berhasil  semuda mungkin

Ijinkanlah aku untuk bisa menjadi hamba yang bermanfaat bagi seluruh manusia dan agama-Mu  ya Allah…

YA ALLAH…..
TEACH ME,
TEACH ME THE SUCCESS
TEACH ME THE LIFE…..
 

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Copyright 2010 rio-mamdoeh|dot|com